Masyarakat Maje dan Nasal Desak PLN Bintuhan Untuk Peningkatan Kualitas Layanan

Rabu, 8 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUHAN – Gerakan Masyarakat Maje dan Nasal hari ini, 8 Mei 2024, mendatangi kantor PLN Rayon Bintuhan dengan tuntutan yang tegas: peningkatan kualitas layanan dan transparansi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP). Mereka meminta PLN Bintuhan untuk membuka ruang yang lebih luas sebagai media pengaduan konsumen, mengingat hak konsumen untuk mendapatkan tenaga listrik yang terus-menerus dengan mutu dan keandalan yang baik serta harga yang wajar.

Konsumen listrik memiliki kewajiban untuk menjaga keamanan instalasi tenaga listrik miliknya dan memanfaatkan tenaga listrik sesuai peruntukannya, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 30/2009 tentang Ketenagalistrikan dan Undang-Undang Nomor 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Salah satu indikator utama dalam mengukur pelayanan terhadap konsumen listrik adalah Tingkat Mutu Pelayanan (TMP). Namun, besaran TMP yang ditetapkan oleh PLN menjadi pertanyaan dalam demonstrasi tersebut. Konsumen berharap PLN wajib memberi tahu kepada pelanggan mengenai indikator-indikator seperti:
1. Lama Gangguan,
2. Jumlah Gangguan,
3. Kecepatan Pelayanan,
4. Perubahan daya Tegangan Rendah, Kesalahan Pembacaan Kwh Meter.

Konsumen juga menuntut penjelasan mengenai besaran TMP PLN Area Bintuhan tahun 2024, terutama karena gangguan listrik yang sering terjadi lebih dari 5 jam secara kumulatif per bulan. Jika lama gangguan lebih dari itu, konsumen berhak mendapatkan kompensasi atau pengurangan tagihan.

Oki, seorang pelaku UMKM potong rambut dan anggota forum Maje Nasal, menyampaikan dampak seringnya pemadaman listrik terhadap usahanya. “Dengan sering dan tidak tentunya listrik padam, penghasilan saya sangat terganggu, bahkan barang elektronik saya banyak yang rusak,” ujar Oki. Ia berharap tuntutan mereka kepada PLN segera diwujudkan dalam perbaikan yang konkret.

Demonstrasi yang berlangsung sejak pukul 09:20 pagi ini merupakan cerminan dari kebutuhan mendesak akan layanan listrik yang lebih andal dan adil. Masyarakat Maje dan Nasal menantikan respons dari PLN Bintuhan dan berharap akan ada perubahan signifikan dalam waktu dekat.

Penulis : Zoni aprizal

Editor : Zn

Berita Terkait

POLRES KAUR KEMBALI GEREBEK KAWASAN DIDUGA SARANG NARKOBA DI PADANG GUCI HULU, LIMA ORANG DIAMANKAN
Polres Kaur Berantas Sarang Narkoba, 5 orang Ditangkap
Rp5,11 Miliar Dana BOS SMA Negeri 1 Kaur Jadi Sorotan, Dinas Pendidikan Hingga Inspektorat Didesak Buka Pengawasan!
Kinerja Kades Lawang Agung Disorot, Warga Minta Camat dan BPD Turun Tangan
Warga Lawang Agung Pertanyakan Kinerja Kades Sapta Gunadi, Dugaan Dua Tahun Tak Optimal Jalankan Tugas Disorot
Setetes Darah, Sejuta Harapan! Polres Kaur Peringati HUT Humas Polri ke-75 dengan Aksi Kemanusiaan
Minggu Kasih Polres Kaur Sambangi Rumah Ibadah Nasrani, Kapolres Serukan Kerukunan dan Kamtibmas
Jumat Keliling di Masjid Agung Al-Kahfi, Kapolres Kaur Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:07

POLRES KAUR KEMBALI GEREBEK KAWASAN DIDUGA SARANG NARKOBA DI PADANG GUCI HULU, LIMA ORANG DIAMANKAN

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:21

Polres Kaur Berantas Sarang Narkoba, 5 orang Ditangkap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22

Rp5,11 Miliar Dana BOS SMA Negeri 1 Kaur Jadi Sorotan, Dinas Pendidikan Hingga Inspektorat Didesak Buka Pengawasan!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:31

Kinerja Kades Lawang Agung Disorot, Warga Minta Camat dan BPD Turun Tangan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:01

Setetes Darah, Sejuta Harapan! Polres Kaur Peringati HUT Humas Polri ke-75 dengan Aksi Kemanusiaan

Berita Terbaru

Bengkulu

Polres Kaur Berantas Sarang Narkoba, 5 orang Ditangkap

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:21