Akun “Palak Gaguk” dan “Wiji Darma” Diduga Memecah Belah, Laporkan dan Selidiki!

Selasa, 24 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TOPIKAR || Topikpintar.com – Seiring dengan semakin dekatnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kaur 2024, dinamika di media sosial kembali memanas. Sebuah unggahan di grup Menyongsong Pilkada Kaur 2024 menjadi sorotan setelah akun Facebook bernama “Palak Gaguk” memposting dokumen terkait Pilkada 2020 yang diduga menyudutkan salah satu kandidat. Nama Rolan Zuhrian, seorang tokoh lokal yang dikenal aktif di wilayah tersebut, terseret dalam polemik ini. Namun, ia dengan tegas membantah keterlibatannya dalam unggahan tersebut dan menyatakan bahwa akun “Palak Gaguk” bukanlah miliknya.

Dalam pernyataannya yang viral di media sosial, Rolan Zuhrian berani bersumpah demi Allah dan Rasul-Nya bahwa ia tidak terlibat dalam unggahan tersebut. “Saya siap mempertanggungjawabkan pernyataan saya, baik di dunia maupun akhirat,” tegasnya. Rolan menambahkan bahwa jika ada pihak yang merasa dirugikan oleh unggahan akun tersebut, mereka dipersilakan untuk melaporkannya ke pihak berwajib.

Rolan menekankan bahwa akun “Palak Gaguk” telah menyebarkan dokumen secara sepotong-sepotong, yang berpotensi menimbulkan salah tafsir. Menurutnya, dokumen tersebut, jika dilihat secara utuh, tidak bermaksud memojokkan calon tertentu dalam Pilkada 2020. Ia juga menegaskan bahwa postingan tersebut sebenarnya merupakan rincian bantuan dari beberapa orang yang disimpan oleh sumber internal Pilkada.

“Saya siap jika dokumen itu dianggap memojokkan seseorang. Jika perlu, silakan bawa saya ke ranah hukum. Namun, sekali lagi, akun ‘Palak Gaguk’ itu bukan milik saya,” ungkapnya.

Dalam pernyataan lebih lanjut, Rolan juga mengingatkan agar para simpatisan dan masyarakat tidak mudah terpancing oleh provokasi. Ia khawatir bahwa ada pihak-pihak yang sengaja mengatasnamakan dirinya untuk mengadu domba masyarakat demi kepentingan pribadi atau politik.

“Sesuatu dokumen pilkada 2020, tetapi dokumen itu saya belur/saya buramkan nama pemberi bantuan dari siapa sumbangan dan tidak ada nama rincian nama orang pribadi catatan pilkada 2020. Bahkan dokumen tersebut sebelum tahapan pilkada sudah saya hapus, Karena saya tau nantinya akan di salah gunakan oleh orang-orang yang memiliki kepentingan, dan perlu diketahui yang memiliki dokumen tersebut bukan saya sendiri, ada beberapa pihak internal 3 orang lebih menyimpan sebagai laporan dari posko dulu. Itu dokumen internal dan kalau di lihat utuh tidak ada narasi memojokkan orang,” tuturnya dengan tegas.

Rolan juga menyoroti adanya oknum yang sengaja memanfaatkan situasi ini untuk menggiring opini publik dan meraup keuntungan. Ia meminta masyarakat untuk berhati-hati dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial tanpa verifikasi yang jelas.

“Saya sadar bahwa ada oknum-oknum yang mencoba memancing di air keruh, menggoreng isu untuk mendapatkan keuntungan. Namun saya tegaskan, saya akan menggunakan akun pribadi saya jika memang ada hal yang ingin saya sampaikan. Tidak perlu menggunakan akun palsu, seperti salah satu akun bernama wiji juga menggiring narasi memvonis itu akun saya,” tutupnya.

Terakhir Rolan Zuhrian menyampaikan Akun palak gaguk dan wiji darma memecah belah, Laporkan dan selidiki, karena hal tersebut sudah mengandung opini publik yang meresahkan.

“Sebagai sarjana hukum saya tahu aturan bermedsos, Tidak mungkin saya sebodoh itu menyebutkan nama orang dengan jelas,”

Kasus ini menjadi perhatian khusus di tengah memanasnya persiapan Pilkada Kaur 2024. Dengan adanya klarifikasi dari Rolan Zuhrian, diharapkan polemik ini dapat segera diselesaikan secara hukum dan tidak berlarut-larut menjadi isu yang meresahkan masyarakat.

 

Penulis : Zoni Aprizon

Editor : Zn

Berita Terkait

Fasilitas Gedung RSUD Kaur Disorot, Keluarga Pasien Terpaksa Tidur di Teras
Tumpukan Sampah di Pinggir Jalan Lintas Barat Sumatera Dekat RSUD Kaur Disoroti Masyarakat
Sapi & Kambing Tiap Hari Berkeliaran Di Desa Jembatan Dua, Satpol PP Diminta Razia
Di Kota Bintuhan, Kaur Selatan Desa Jembatan Dua Tiap Hari Sapi & Kambing Berkeliaran
Pisah Sambut Kapolres Kaur, AKBP Alam Bawono Tinggalkan Kesan, AKBP Wiwin Syamsul Arifin Bawa Semangat Baru
Pemdes Pinang Jawa I Tingkatkan Jalan Usaha Tani, Warga Apresiasi
Sejak 8 Mei Dilaporkan, Dugaan Mark Up Proyek Sumur Bor di Dua Puskesmas Kaur Belum Ada Tindak Lanjut
Kapolres Kaur Resmi Berganti, AKBP Wiwin Syamsul Arifin Gantikan AKBP Alam Bawono

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:51

Fasilitas Gedung RSUD Kaur Disorot, Keluarga Pasien Terpaksa Tidur di Teras

Rabu, 16 September 2026 - 22:24

Tumpukan Sampah di Pinggir Jalan Lintas Barat Sumatera Dekat RSUD Kaur Disoroti Masyarakat

Minggu, 13 September 2026 - 13:15

Sapi & Kambing Tiap Hari Berkeliaran Di Desa Jembatan Dua, Satpol PP Diminta Razia

Minggu, 13 September 2026 - 12:52

Di Kota Bintuhan, Kaur Selatan Desa Jembatan Dua Tiap Hari Sapi & Kambing Berkeliaran

Kamis, 10 September 2026 - 14:39

Pisah Sambut Kapolres Kaur, AKBP Alam Bawono Tinggalkan Kesan, AKBP Wiwin Syamsul Arifin Bawa Semangat Baru

Berita Terbaru