Desa Kedataran Mulai Pembangunan Rabat Beton Jalan Usaha Tani

Sabtu, 11 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Desa Kedataran, 11 Mei 2024 – Hari ini, Desa Kedataran telah memulai langkah awal dalam pembangunan rabat beton untuk jalan usaha tani yang menghubungkan area persawahan dan perkebunan. Pembangunan ini ditandai dengan pelaksanaan titik nol pada Sabtu, 11 Mei 2024, sebagai simbolisasi dimulainya proyek yang telah lama dinantikan oleh masyarakat setempat.

Proyek rabat beton ini dibiayai oleh dana desa (DD) termin pertama dan dikerjakan oleh masyarakat Desa Kedataran sendiri. Pekerjaan dimulai hari ini dengan sistem bergiliran, sesuai dengan kesepakatan musyawarah desa (musdes), yang memungkinkan setiap warga yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan untuk ikut serta tanpa ada larangan.

Pengawasan pelaksanaan proyek ini dilakukan oleh Babinsa Pak Waryanto dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta pihak-pihak terkait lainnya. Harapan besar disematkan agar pekerjaan ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Dana desa yang dialokasikan untuk proyek ini berjumlah Rp386.400.000, dengan volume pembangunan sebesar 400 x 2 x 0,20 meter.

Kepala Desa Rahmatul Muslimin menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Kedataran untuk bekerja dengan baik dan tidak mengurangi ukuran yang telah ditetapkan, karena jalan ini adalah milik bersama yang akan memberikan manfaat bagi semua.

Pak Yanto, salah satu tokoh masyarakat, menyampaikan rasa syukur kepada Kepala Desa yang telah berinisiatif dan berpartisipasi dalam pembuatan rabat beton ini. “Kami sebagai petani sangat terbantu dengan adanya jalan ini untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan,” ujar Pak Yanto. Ia berharap, dengan adanya pembangunan ini, akses transportasi di Desa Kedataran akan lebih baik dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Proyek ini diharapkan tidak hanya memudahkan transportasi hasil pertanian, tetapi juga menjadi langkah maju dalam pembangunan infrastruktur desa yang berkelanjutan.

Penulis : Johan

Editor : Zn

Berita Terkait

Fantastis! Penggunaan Dana BOS Rp865 Juta Di SMA Negeri 4 Kaur Dipertanyakan?
Pemeliharaan Pagar dan Lingkungan SMAN 4 Kaur Jadi Perhatian, OSIS Turut Bergerak
BOS Rp865 Juta di SMA Negeri 4 Kaur: Jejak Rp343 Juta Sarpras Dipertanyakan
Fasilitas Gedung RSUD Kaur Disorot, Keluarga Pasien Terpaksa Tidur di Teras
Tumpukan Sampah di Pinggir Jalan Lintas Barat Sumatera Dekat RSUD Kaur Disoroti Masyarakat
Sapi & Kambing Tiap Hari Berkeliaran Di Desa Jembatan Dua, Satpol PP Diminta Razia
Di Kota Bintuhan, Kaur Selatan Desa Jembatan Dua Tiap Hari Sapi & Kambing Berkeliaran
Pisah Sambut Kapolres Kaur, AKBP Alam Bawono Tinggalkan Kesan, AKBP Wiwin Syamsul Arifin Bawa Semangat Baru

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:57

Fantastis! Penggunaan Dana BOS Rp865 Juta Di SMA Negeri 4 Kaur Dipertanyakan?

Senin, 21 September 2026 - 18:07

Pemeliharaan Pagar dan Lingkungan SMAN 4 Kaur Jadi Perhatian, OSIS Turut Bergerak

Senin, 21 September 2026 - 14:02

BOS Rp865 Juta di SMA Negeri 4 Kaur: Jejak Rp343 Juta Sarpras Dipertanyakan

Kamis, 17 September 2026 - 23:51

Fasilitas Gedung RSUD Kaur Disorot, Keluarga Pasien Terpaksa Tidur di Teras

Rabu, 16 September 2026 - 22:24

Tumpukan Sampah di Pinggir Jalan Lintas Barat Sumatera Dekat RSUD Kaur Disoroti Masyarakat

Berita Terbaru