Gadis 12 Tahun di Tebing Rambutan Tak Bisa Sekolah, Ayah Lumpuh Jadi Penghambat Ekonomi

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAUR – Kisah memilukan datang dari Desa Tebing Rambutan, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur. Seorang anak perempuan bernama Rica (12) hingga kini belum pernah merasakan bangku sekolah. Bukan karena tidak mau belajar, melainkan karena kondisi ekonomi keluarga yang serba keterbatasan.

Ayahnya, Rustam, telah empat tahun mengalami kelumpuhan. Ia tidak mampu lagi berjalan apalagi bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup. Kondisi itu membuat Rica harus menjadi tulang punggung keluarga di usia yang masih sangat belia.

Baca Juga :  Jaga Kedaulatan Rakyat, Pemdes Penyandingan Mediasi Warga dan PT KGS Soal Lahan

Menurut keterangan warga sekitar, kehidupan sehari-hari Rica dan ayahnya hanya bergantung pada bantuan tetangga. Rica kadang meminta makanan atau membantu pekerjaan ringan warga sesuai kemampuan, sekadar untuk bisa bertahan hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangankan mencari uang, berjalan keluar rumah saja saya sudah tidak mampu,” ungkap Rustam dengan suara lemah.

Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian, setidaknya agar masa depan anak nya tidak terputus begitu saja.

Baca Juga :  Suasana Kehangatan dalam Pembagian BLT-DD Tahap Kedua di Desa Selasih

“Saya ingin ia sekolah, ia juga ingin sekolah. Namun saya benar-benar tidak mampu membiayai dan sekolah letaknya jauh, harus diantar jemput. Semoga ada bantuan untuk meringankan beban kami,” tutupnya penuh harap.

Kini, masyarakat berharap tangan-tangan dermawan dan perhatian pemerintah bisa hadir untuk membuka harapan baru bagi Rica. Pendidikan adalah hak setiap anak, termasuk bagi anak yang sedang berjuang seperti dirinya.

Penulis : Johan

Editor : Zoni ap

Berita Terkait

Jembatan Gantung Rusak, Warga Sokongan Dana, Pemda Hibah Dana Ke Instansi Vertikal
Terlahir Dari Keluarga Biasa, 2 Saudara Kandung Raih Gelar Doktor
Membanggakan, Marpen Sory Sandang Gelar Doktor Pertama Kepala KUA Bengkulu
Syukuran Menempati Kantor Desa Jembatan Dua
Shanum, Bayi yang Baru Sekali Merasakan Dekapan Ibunya
Baznas Kaur Beri Dukungan untuk Kesembuhan Adik Shanum
Aktivis Maje Meminta Polres Kaur Mengusut Alkes RSUD Kaur Dan Tindak Tegas Semua Pelaku
Ketua DPD APPI Meminta Polres Kaur Mengusut Alkes RSUD Kaur Dan Tindak Tegas Semua Pelaku
Berita ini 460 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WIB

Jembatan Gantung Rusak, Warga Sokongan Dana, Pemda Hibah Dana Ke Instansi Vertikal

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:55 WIB

Terlahir Dari Keluarga Biasa, 2 Saudara Kandung Raih Gelar Doktor

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:35 WIB

Membanggakan, Marpen Sory Sandang Gelar Doktor Pertama Kepala KUA Bengkulu

Senin, 8 Juni 2026 - 20:24 WIB

Syukuran Menempati Kantor Desa Jembatan Dua

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Baznas Kaur Beri Dukungan untuk Kesembuhan Adik Shanum

Berita Terbaru

Kabupaten Kaur

Syukuran Menempati Kantor Desa Jembatan Dua

Senin, 8 Jun 2026 - 20:24 WIB

Kabupaten Bengkulu Selatan

Camat Seginim Pecahkan Meja Sekolah, Terancam Di Pecat Dari ASN

Sabtu, 6 Jun 2026 - 23:54 WIB