Ketua DPD APPI Meminta Polres Kaur Mengusut Alkes RSUD Kaur Dan Tindak Tegas Semua Pelaku

Jumat, 15 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

topikpintar.com –
Berawal laporan hasil Pemeriksaan BPK RI Bengkulu yang dapat dihimpun media ini dugaan Alat Kedokteran, Pengadaan Tahun 2024 di Rumah Sakit Umum Daerah Kaur senilai Rp 502.140.000,00 tidak diketahui keberadaannya atau hilang.

Dikutip dari beberapa media Lokal Bengkulu, Mantan Direktur RSUD Kaur, dr.Naek dikonfirmasi Via telepon mengatakan bahwa barang-barang yang hilang tersebut pengadaan Tahun Anggaran 2024 menjadi laporan temuan BPK.

dr. Naek mengatakan sudah menyampaikan kepada seluruh Pegawai RSUD Kaur yang menangani barang itu, kalau tidak ada yang meminjam, ia akan lapor ke Polres untuk proses selanjutnya ternyata tidak ada kabar berita, terakhir dilaporkan di Polres Kaur.

Barang yang hilang itu temuan BPK juga sudah dilaporkan ke Polres Kaur atas kehilangan tersebut,” kata dr. Naek.

“Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polres Kaur, sampai sekarang belum ada yang ditemukan baik barangnya maupun pelaku yang mengambil barang tersebut, ujar Naek.

Pengadaan Barang yang hilang adalah alat Kedokteran Transfusi Darah di RSUD Kaur Tahun Anggaran 2024 yang tidak diketahui keberadaannya adalah Raynusa Diagnostic Centrifuge, Mikroskop Olympus CX23, Water Bath DSW-30, Stetoskop Tensimeter, Stripper, Dressing Jar Stainless Steel, dan Electric Sealer.

Kehilangan barang-barang tersebut menimbulkan pertanyaan tentang Pengelolaan Pengadaan barang di RSUD Kaur. Pihak RSUD Kaur diharapkan dapat meningkatkan Pengawasan dan Pengelolaan Pengadaan barang untuk mencegah kejadian serupa.

Dengan adanya kejadian ini, dapat menjadi perhatian serius bagi pihak RSUD Kaur dan pihak terkait untuk meningkatkan Pengelolaan Pengadaan Barang dan meningkatkan Pengawasan terhadap barang-barang yang disimpan di Gudang Penyimpanan.

Aneh tetapi nyata, Aset Rumah Sakit Umum Daerah Kaur bernilai Ratusan Juta bisa hiang dan sampai saat ini Aset tersebut diduga belum jelas rimba nya dan didalam Pengadaan Barang tentu ada Pengguna Anggaran ataupun Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan dan Bendahara Barang.

Ketua DPD APPI Kaur Epsan Mengharapkan Polres Kaur Polda Bengkulu menyelidiki Kehilangan Aset RSUD Kaur tersebut, mereka tidak dapat serta merta mengatakan kehilangan dan Perkara selesai, terlebih lagi Dana Pengadaan Menguras Anggaran mencapai lebih dari setengah miliar, mereka harus bertanggungjawab, apabila Kasus ini tidak jelas kita naikan Laporan di Polda Bengkulu ucap dia. Demikian Epsan. (Rza).

Berita Terkait

Pemerintah Tetapkan Jadwal Baru Pengajuan ADD, Pembuatan SPP dan SPM Dibatasi Tanggal 5 dan 10 Setiap Bulan
Pelapor Kasus Dugaan Pungli Di Disdikbud Kaur Akan Pertanyakan Kejelasan Perkara Ke APH, Kadis Sebut Berikan Uang Rp25 Juta
Di Balik Laporan Pungli Di Disdikbud Kaur: Dugaan Peran Oknum Wartawan Dan Harga Keadilan Yang Disepakati 25 Juta Rupiah
Terjadi Lagi Oknum ASN Kabupaten Kaur Di Gerebek Suami
Polres Kaur Belum Berhasil Menangkap Pelaku Pembacokan Kades Padang Genteng
Oknum Anggota Dewan Yang Terhormat, Berbuat Zina Mencoreng Kehormatan
Kajari Kaur Di Mutasi Ke Kejari Hulu Sungai Tengah
Perpisahan KKN UNIB, Pemdes Jembatan Dua Ucapkan Terimakasih

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:50

Pemerintah Tetapkan Jadwal Baru Pengajuan ADD, Pembuatan SPP dan SPM Dibatasi Tanggal 5 dan 10 Setiap Bulan

Rabu, 2 September 2026 - 11:07

Pelapor Kasus Dugaan Pungli Di Disdikbud Kaur Akan Pertanyakan Kejelasan Perkara Ke APH, Kadis Sebut Berikan Uang Rp25 Juta

Selasa, 1 September 2026 - 11:03

Di Balik Laporan Pungli Di Disdikbud Kaur: Dugaan Peran Oknum Wartawan Dan Harga Keadilan Yang Disepakati 25 Juta Rupiah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:20

Polres Kaur Belum Berhasil Menangkap Pelaku Pembacokan Kades Padang Genteng

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:33

Oknum Anggota Dewan Yang Terhormat, Berbuat Zina Mencoreng Kehormatan

Berita Terbaru