Wow Revitalisasi SDN 26 Kaur Bernilai Rp986 Juta, Pengawas Proyek Dipertanyakan?

Rabu, 23 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

topikpintar.com — Pelaksanaan Revitalisasi SD Negeri 26 Kaur menjadi sorotan. Pasalnya, di tengah berlangsungnya pekerjaan Konstruksi, terpampang jelas papan imbauan yang mewajibkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), namun kondisi Pekerja di lokasi justru menimbulkan pertanyaan terkait Penerapan Keselamatan Kerja.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terlihat di lokasi, kegiatan tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan Pelaksana P2SP. Waktu pelaksanaan tercantum selama 120 hari Kalender, menggunakan Sumber Dana APBN Tahun Anggaran 2026, dengan nilai bantuan sebesar Rp986.671.120.
Menariknya, tepat di samping Papan Proyek terdapat Papan Khusus mengenai Keselamatan Kerja yang secara tegas mengingatkan pekerja untuk menggunakan APD sesuai potensi bahaya dan risiko pekerjaan.

Pengawas Proyek Di Pertanyakan?

Kondisi aktivitas di lapangan memunculkan pertanyaan: sejauh mana imbauan tersebut benar-benar diterapkan oleh para pekerja?
Dalam pekerjaan konstruksi, perlengkapan keselamatan menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian. Apalagi aktivitas di lokasi melibatkan pekerjaan bangunan, material konstruksi, tumpukan besi, kayu, batu, serta pekerjaan pada bagian bangunan yang memiliki potensi risiko keselamatan.

Sorotan kemudian tidak hanya tertuju kepada pekerja, tetapi juga mekanisme Pengawasan Proyek.
Dengan nilai kegiatan mencapai hampir Rp1 miliar, publik tentu berkepentingan mengetahui bagaimana pelaksanaan pekerjaan diawasi, termasuk penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja selama Proyek berlangsung.

Pertanyaan lain yang perlu dijelaskan adalah apakah Pengawas Proyek secara rutin melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan APD dan prosedur keselamatan, serta tindakan apa yang dilakukan apabila ditemukan pekerja yang belum memenuhi ketentuan keselamatan kerja.

Papan imbauan K3 memang sudah berdiri di lokasi. Namun, keberadaan papan tersebut tentu berbeda dengan penerapan keselamatan secara nyata di lapangan.

Karena itu, pihak pelaksana dan Pengawas Pekerjaan diharapkan memberikan penjelasan mengenai penerapan K3 pada proyek revitalisasi SDN 26 Kaur tersebut.

Berita ini tidak bermaksud menyimpulkan telah terjadi pelanggaran. Kondisi yang terlihat di lapangan menjadi dasar untuk meminta klarifikasi dan transparansi mengenai penerapan keselamatan kerja pada proyek yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 tersebut.

Media Topikar membuka ruang Hak Jawab dan Klarifikasi bagi pihak P2SP, Pengawas Proyek, maupun instansi terkait.

Penulis : Kaperwil Provinsi Bengkulu

Berita Terkait

JUT Pinang Jawa I Tuntas Diaspal, Asman Sidi Dorong Akses Pertanian Makin Lancar
Polres Kaur Tangkap Tersangka Curanmor dan Amankan 8 Unit Motor Hasil Curian
Jejak Kerugian Negara Di Kaur: Rp12 Miliar Dipulihkan, Tinggal Rp1 Miliar Ditagih
Toreh Prestasi di Tingkat Polda, Polres Kaur Sabet Nilai Tertinggi Latihan Aman Nusa II 2026
Dugaan Absensi Fiktif Mengemuka Di Dinkes Kaur, Satgas Temukan Ketidaksesuaian Lokasi Kehadiran ASN
HUT TNI ke-81, Polres Kaur Kompak Sambangi Koramil: Sinergitas TNI-Polri Makin Solid
Tak Sekadar Seremonial, Polres Kaur Buka Ruang Kritik Masyarakat untuk Benahi Pelayanan
KRYD Akhir Pekan Polres Kaur Amankan 311 Botol Miras Dari Empat Pedagang

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:20

JUT Pinang Jawa I Tuntas Diaspal, Asman Sidi Dorong Akses Pertanian Makin Lancar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:10

Polres Kaur Tangkap Tersangka Curanmor dan Amankan 8 Unit Motor Hasil Curian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:37

Jejak Kerugian Negara Di Kaur: Rp12 Miliar Dipulihkan, Tinggal Rp1 Miliar Ditagih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:51

Toreh Prestasi di Tingkat Polda, Polres Kaur Sabet Nilai Tertinggi Latihan Aman Nusa II 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:22

Dugaan Absensi Fiktif Mengemuka Di Dinkes Kaur, Satgas Temukan Ketidaksesuaian Lokasi Kehadiran ASN

Berita Terbaru