Antara Kritik dan Politik: Calon Bupati Kaur Sebut ‘Orang Jembatan Dua’

- Penulis

Senin, 23 September 2024 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Topikar – Dalam suasana pemilihan bupati Kaur yang semakin memanas, salah satu pasangan calon bupati kaur nomor urut 01 mengungkapkan pernyataan menarik dalam sebuah video. Dalam tayangan tersebut, calon bupati itu menyatakan bahwa dirinya tidak akan terpengaruh oleh kritik yang ditujukan kepadanya, bahkan menyebut orang yang menjelek-jelekannya sebagai “orang Jembatan Dua.” Ia beranggapan bahwa kritik tersebut berasal dari rasa iri atas pencalonannya.

“Menyongsong pilkada menjelek jelekan saya biarkan saja itu orang jembatan dua itu orangnya, orang yang menjelekan kita orang nya lebih jelek daripada kita, sebentar lagi orang seperti itu akan hilang insyallah” ujarnya dalam sebuah vidio di sosial media.

Pernyataan ini menarik perhatian, terutama dari Kepala Desa Jembatan Dua Asep Rianto yang merasa perlu memberikan tanggapan. Dalam responnya, ia dengan santun menegaskan ketidakpuasannya terhadap pernyataan yang menyangkut desanya. Ia mengingatkan bahwa dalam dunia politik, dinamika kritik adalah hal yang biasa dan setiap figur publik harus siap menghadapi pro dan kontra. Menurutnya, kritik yang diterima oleh calon bupati tidak hanya berasal dari desanya, melainkan bisa berasal dari berbagai kalangan.

Kepala Desa tersebut mendorong agar semua pihak dapat berpolitik dengan santun. Ia menekankan pentingnya menerima kritik sebagai bagian dari proses demokrasi dan pengembangan diri. Dalam konteks ini, ia mengingatkan bahwa siapapun yang terpilih nantinya akan memegang amanah untuk memajukan Kabupaten Kaur, sehingga penting untuk menjaga etika dan sikap saling menghormati.

Baca Juga :  Baca Dulu! Nomor Urut Pasangan Calon Bupati Kaur Sudah Diketahui!

Melalui pernyataan dan respon ini, terlihat adanya kebutuhan untuk memperkuat kultur politik yang sehat di Kaur. Menghadapi perbedaan pendapat dengan sikap terbuka dan penuh penghormatan adalah kunci untuk menciptakan lingkungan politik yang kondusif. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Kaur dapat memilih pemimpin yang tidak hanya berkompeten, tetapi juga mampu merangkul semua elemen masyarakat demi kemajuan bersama.

Soher warga desa jembatan dua juga menyampaikan saya yakin calon bupati tersebut menyampaikan kekesalannya terhadap salah satu orang dan bukan semua orang jembatan dua, beliau adalah sosok orang yang hebat dalam berpolitik, akan tetapi mungkin ada baiknya jangan sampai menyangkut langsung ke nama desa tertentu, itu lebih bijak.

Penulis : Zn

Sumber Berita: Vidio sosial media

Berita Terkait

Diduga Mobil Dinas Bengkulu Selatan Pakai Plat Hitam Bodong
Pelaku Curanmor Ditangkap Satreskrim Polres Kaur
Desa Jembatan Dua Takbir Keliling, Meriahkan Malam Pertama Idul Fitri 2026
Ada Apa Kejari Kaur Lamban Menindaklanjuti Tuntutan Aliansi Jurnalis Bersatu ?
Direktur RSUD Kaur, Optimalisasi Kinerja Manajemen BLUD RSUD Kaur
Masyarakat Pertanyakan Kasus Mobil Mewah Membawa Ratusan Botol Minuman Keras
Dinkes Kaur, Perkuat Fasilitas Rumah Sakit Pratama Nasal
Ketua LSM Terjaring Razia Bawa Ratusan Minum Keras Saat Melintas Di Kecamatan Pino
Berita ini 941 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 10:46 WIB

Diduga Mobil Dinas Bengkulu Selatan Pakai Plat Hitam Bodong

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:04 WIB

Pelaku Curanmor Ditangkap Satreskrim Polres Kaur

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:55 WIB

Desa Jembatan Dua Takbir Keliling, Meriahkan Malam Pertama Idul Fitri 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 01:15 WIB

Ada Apa Kejari Kaur Lamban Menindaklanjuti Tuntutan Aliansi Jurnalis Bersatu ?

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:50 WIB

Masyarakat Pertanyakan Kasus Mobil Mewah Membawa Ratusan Botol Minuman Keras

Berita Terbaru

Nasional

Dewan Pers Uji Publik Rancangan Peraturan Dana Jurnalisme

Selasa, 31 Mar 2026 - 23:19 WIB

Bengkulu

Pelaku Curanmor Ditangkap Satreskrim Polres Kaur

Minggu, 29 Mar 2026 - 22:04 WIB