KAUR – Di tengah perjuangan adik Shanum Rizqinaya Aisyah, bayi berusia tiga hari putri dari pasangan Hendri dan Reda, warga Desa Jembatan Dua, Kecamatan Kaur Selatan, rasa kepedulian dari berbagai pihak terus mengalir. Kondisi Shanum yang harus menjalani perawatan medis dan direncanakan dirujuk ke Kota Bengkulu mengundang simpati banyak kalangan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga pasien, pihak Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kaur turut memberikan santunan untuk membantu meringankan beban keluarga selama proses pengobatan dan pendampingan yang harus dijalani.
Selain itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kaur, Herdian Sapta Nugraha, juga menunjukkan perhatian dan kepeduliannya terhadap kondisi bayi tersebut. Dukungan moril yang diberikan menjadi penyemangat bagi keluarga yang tengah menghadapi masa-masa sulit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Jembatan Dua, Asep Rianto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepada warganya.
“Kami atas nama pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Kaur, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kaur, serta semua pihak yang telah membantu dan memberikan perhatian kepada adik Shanum. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga yang sedang menghadapi ujian,” ujarnya.
Asep Rianto juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan kesembuhan Shanum agar dapat segera pulih dan kembali berkumpul bersama keluarganya dalam keadaan sehat.
Tidak hanya dari unsur pemerintah dan lembaga sosial, dukungan juga datang dari kalangan jurnalis dan insan media di Kabupaten Kaur. Sejumlah rekan media turut menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi kesembuhan bayi tersebut.
“Semoga adik Shanum Rizqinaya Aisyah diberikan kekuatan, segera diangkat penyakitnya, serta diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. Semoga kedua orang tuanya juga diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” ungkap salah seorang rekan media.
Kisah perjuangan Shanum menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Saat sebuah keluarga sedang menghadapi ujian berat, hadirnya dukungan, doa, dan perhatian dari berbagai pihak menjadi kekuatan tersendiri yang memberi harapan di tengah kecemasan.
Kini keluarga hanya berharap proses pengobatan yang dijalani Shanum dapat berjalan lancar dan sang buah hati segera diberikan kesehatan sehingga dapat tumbuh dan berkembang sebagaimana anak-anak lainnya. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan berbagai pihak menjadi bukti bahwa di tengah kesulitan, masih banyak tangan yang siap membantu dan hati yang tulus mendoakan.
Penulis : Rs
Editor : Z






