Tiang Listrik Nyaris Patah: Warga Jembatan Dua Menanti Respons PLN

- Penulis

Senin, 22 April 2024 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Dua, Kaur Selatan – Sudah lebih dari dua minggu, tiang listrik yang nyaris patah di Desa Jembatan Dua, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, berdiri memprihatinkan. Terletak tepat di depan rumah Sahemi di Dusun Hujung, tiang ini menjadi saksi bisu kekecewaan warga terhadap layanan PLN Rayon Bintuhan.

Sahemi, menyampaikan wan Anyin telah dua kali melaporkan kondisi tiang listrik yang membahayakan ini ke PLN. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan perbaikan yang dilakukan. “Sebelum bulan puasa, saya sudah laporkan. Tapi sampai sekarang, tiangnya masih begitu saja,” keluh Sahemi.

Baca Juga :  Desa Kedataran Gelar Sosialisasi Hukum untuk Pemberdayaan Masyarakat

Warga lain yang memilih anonimitas turut menyuarakan kekecewaan serupa. “Di Kaur sering mati lampu, tapi setidaknya ada usaha pembersihan jaringan setiap Sabtu. Kami mengikuti semua itu, berharap listrik menjadi lebih baik. Tapi, mengapa masih seperti ini?” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini bukan hanya soal ketidaknyamanan, melainkan juga soal keselamatan. Tiang listrik yang nyaris patah bisa sewaktu-waktu roboh dan menimbulkan bahaya bagi warga. Apalagi, dengan posisinya yang strategis di depan rumah penduduk, risiko kecelakaan semakin tinggi.

Baca Juga :  Penetapan Propemperda Kabupaten Kaur 2024

PLN Rayon Bintuhan memiliki tanggung jawab untuk merespons laporan warga dengan cepat dan efektif. Warga Jembatan Dua berhak mendapatkan layanan listrik yang tidak hanya terang, tapi juga aman. Mereka menanti bukti nyata dari PLN bahwa keamanan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas.

Kini, mata warga Jembatan Dua tertuju pada PLN. Harapan mereka sederhana: sebuah respons yang tidak hanya datang dari janji, tapi juga tindakan nyata. Karena setiap tiang yang terabaikan, bukan hanya soal listrik yang padam, tapi juga kepercayaan yang luntur.

 

Penulis : Zoni aprizon

Editor : Zn

Berita Terkait

Terlahir Dari Keluarga Biasa, 2 Saudara Kandung Raih Gelar Doktor
Membanggakan, Marpen Sory Sandang Gelar Doktor Pertama Kepala KUA Bengkulu
Syukuran Menempati Kantor Desa Jembatan Dua
Shanum, Bayi yang Baru Sekali Merasakan Dekapan Ibunya
Baznas Kaur Beri Dukungan untuk Kesembuhan Adik Shanum
Aktivis Maje Meminta Polres Kaur Mengusut Alkes RSUD Kaur Dan Tindak Tegas Semua Pelaku
Ketua DPD APPI Meminta Polres Kaur Mengusut Alkes RSUD Kaur Dan Tindak Tegas Semua Pelaku
Diduga Mobil Dinas Bengkulu Selatan Pakai Plat Hitam Bodong
Berita ini 101 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:55 WIB

Terlahir Dari Keluarga Biasa, 2 Saudara Kandung Raih Gelar Doktor

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:35 WIB

Membanggakan, Marpen Sory Sandang Gelar Doktor Pertama Kepala KUA Bengkulu

Senin, 8 Juni 2026 - 20:24 WIB

Syukuran Menempati Kantor Desa Jembatan Dua

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:44 WIB

Shanum, Bayi yang Baru Sekali Merasakan Dekapan Ibunya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Baznas Kaur Beri Dukungan untuk Kesembuhan Adik Shanum

Berita Terbaru

Kabupaten Kaur

Syukuran Menempati Kantor Desa Jembatan Dua

Senin, 8 Jun 2026 - 20:24 WIB

Kabupaten Bengkulu Selatan

Camat Seginim Pecahkan Meja Sekolah, Terancam Di Pecat Dari ASN

Sabtu, 6 Jun 2026 - 23:54 WIB

Bengkulu

Shanum, Bayi yang Baru Sekali Merasakan Dekapan Ibunya

Jumat, 5 Jun 2026 - 10:44 WIB