Banjir Bandang Rusak Rumah Warga Desa Kedataran, Mereka Bersatu Membersihkan Puing-Puing

Kamis, 22 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUHAN – Banjir bandang yang terjadi pada Kamis (22/2/2024) sore menyebabkan kerusakan di beberapa rumah warga Desa Kedataran, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Bengkulu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun banyak barang-barang yang rusak dan hilang akibat terendam air.

Menurut pantauan media, ada tiga rumah yang mengalami kerusakan parah, yaitu rumah Rahmatul Muslimin sebagai kepala desa, rumah Akbar, dan rumah Busran almarhum yang kini dihuni oleh istrinya sendiri. Rumah-rumah tersebut hampir roboh karena diterjang air yang datang dari hulu sungai dengan deras.

Selain itu, rumah-rumah lain juga mengalami kerugian akibat barang-barang mereka basah dan rusak. Beberapa barang yang rusak dan hilang antara lain adalah alat dapur, piring, cangkir, dan lain-lain. Warga mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka karena air meluap begitu cepat.

Dari pihak keamanan, babinkamtibmas dan babinsa juga telah turun ke lokasi banjir untuk melihat langsung kondisi yang dialami oleh masyarakat. Mereka juga membantu warga untuk membersihkan rumah dan barang-barang mereka yang terkena dampak banjir.

Baca Juga :  BLT-DD Tahap Pertama 2024 Disalurkan ke 16 Warga Desa Tanjung Kemuning Dua

Menurut keterangan dari tokoh masyarakat Desa Kedataran, banjir bandang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Air sungai tiba-tiba naik dan meluap hingga ke permukiman warga. Warga yang sedang berada di luar rumah pun panik dan berusaha kembali ke rumah mereka.

“Air sungai tiba-tiba langsung besar menerjang kami. Sehingga, ada yang langsung terseret dan hanyut,” ungkap Lastri, salah satu warga yang selamat dari banjir.

Meski mengalami musibah, warga Desa Kedataran tidak patah semangat. Mereka bersatu untuk saling bantu membantu membersihkan rumah dan barang-barang mereka yang terkena banjir. Mereka juga berharap ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumah dan infrastruktur yang rusak akibat banjir.

Baca Juga :  Mewujudkan Impian Bersama: Desa Muara Dua Memasuki Tahap Penebangan untuk Penggarapan Lahan Sawah

“Kami berharap ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumah dan jembatan yang rusak. Kami juga berharap ada pencegahan agar banjir bandang tidak terjadi lagi di sini,” ujar Rahmatul Muslimin, kepala desa.

Banjir bandang di Desa Kedataran merupakan salah satu dari banyak bencana alam yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. Sebelumnya, banjir bandang juga terjadi di beberapa daerah lain, seperti Lebak, Bojonegoro, dan Sumatera Utara. Bencana-bencana ini menimbulkan kerugian materi dan jiwa bagi masyarakat.

Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk selalu waspada dan siap menghadapi bencana alam. Kita juga harus menjaga lingkungan dan ekosistem agar tidak terjadi perubahan iklim yang ekstrem. Selain itu, kita juga harus saling membantu dan bersolidaritas dengan sesama yang terkena musibah. Semoga kita semua selalu diberi keselamatan dan kesehatan. Amin.

 

Penulis : Johan

Editor : Zn

Berita Terkait

Oknum Anggota Dewan Yang Terhormat, Berbuat Zina Mencoreng Kehormatan
Kajari Kaur Di Mutasi Ke Kejari Hulu Sungai Tengah
Perpisahan KKN UNIB, Pemdes Jembatan Dua Ucapkan Terimakasih
Marsal Abadi Terpilih Kembali Ketua PWI Provinsi Bengkulu
Pelaku Pengedar Uang Palsu Ditangkap Polsek Teluk Segara
Putra Bengkulu Panglima Kopassus, Djon Afriandi Dianugerahi Gelar Adat Panglima Raja
Jembatan Gantung Rusak, Warga Sokongan Dana, Pemda Hibah Dana Ke Instansi Vertikal
Terlahir Dari Keluarga Biasa, 2 Saudara Kandung Raih Gelar Doktor

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:33

Oknum Anggota Dewan Yang Terhormat, Berbuat Zina Mencoreng Kehormatan

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:32

Kajari Kaur Di Mutasi Ke Kejari Hulu Sungai Tengah

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:04

Perpisahan KKN UNIB, Pemdes Jembatan Dua Ucapkan Terimakasih

Senin, 6 Juli 2026 - 21:17

Pelaku Pengedar Uang Palsu Ditangkap Polsek Teluk Segara

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:11

Putra Bengkulu Panglima Kopassus, Djon Afriandi Dianugerahi Gelar Adat Panglima Raja

Berita Terbaru

Bengkulu

Kajari Kaur Di Mutasi Ke Kejari Hulu Sungai Tengah

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:32