Masyarakat Kaur Dukung Aturan Ternak, Namun Keluhkan Hewan Berkeliaran di Kawasan Perkantoran

Selasa, 18 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KAUR – Terkait penertiban hewan ternak di Kabupaten Kaur, sebagian besar masyarakat menyatakan dukungannya terhadap aturan baru yang diberlakukan pemerintah daerah. Warga berharap kegiatan penangkapan hewan ternak seperti sapi dan kambing terus dilakukan demi menjaga ketertiban dan keselamatan pengguna jalan.

Namun, masih ada keluhan dari masyarakat karena sejumlah hewan ternak masih terlihat bebas berkeliaran, termasuk di kawasan perkantoran Padang Kempas, Kabupaten Kaur. Pada Selasa, 18 November 2025, beberapa ekor sapi tampak memasuki area perkantoran pada siang hari, sehingga membuat para pegawai dan pengendara merasa terganggu.

Kehadiran ternak di wilayah tersebut dinilai mengganggu aktivitas kantor dan membahayakan pengguna jalan. Warga menyebut hewan-hewan itu sebagai “pasukan tak tahu malu” karena muncul tanpa kendali di area yang seharusnya tertib.

Masyarakat pun berharap para pemilik ternak dapat bekerja sama dengan menjaga hewan mereka di kandang atau area tertutup. Kesadaran pemilik ternak dinilai sangat penting karena keberadaan hewan yang berkeliaran bukan hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga kerap merusak tanaman pertanian warga, seperti sawah dan ladang.

Selain itu, masyarakat meminta pemerintah daerah mempertegas kembali aturan mengenai hewan ternak yang berkeliaran, baik siang maupun malam. Beberapa warga mengaku kecewa karena operasi penertiban yang sering dilakukan Satpol PP di tingkat desa justru tidak diimbangi dengan penertiban di jalur jalan lintas maupun kawasan perkantoran, yang juga kerap dipenuhi hewan ternak.

Warga berharap ke depan penertiban dapat lebih konsisten dan merata, sehingga ketertiban lingkungan serta kenyamanan masyarakat Kabupaten Kaur benar-benar terjaga.

Penulis : Johan

Editor : Zn

Berita Terkait

Pelapor Kasus Dugaan Pungli Di Disdikbud Kaur Akan Pertanyakan Kejelasan Perkara Ke APH, Kadis Sebut Berikan Uang Rp25 Juta
Di Balik Laporan Pungli Di Disdikbud Kaur: Dugaan Peran Oknum Wartawan Dan Harga Keadilan Yang Disepakati 25 Juta Rupiah
Terjadi Lagi Oknum ASN Kabupaten Kaur Di Gerebek Suami
Polres Kaur Belum Berhasil Menangkap Pelaku Pembacokan Kades Padang Genteng
Oknum Anggota Dewan Yang Terhormat, Berbuat Zina Mencoreng Kehormatan
Kajari Kaur Di Mutasi Ke Kejari Hulu Sungai Tengah
Perpisahan KKN UNIB, Pemdes Jembatan Dua Ucapkan Terimakasih
Jembatan Gantung Rusak, Warga Sokongan Dana, Pemda Hibah Dana Ke Instansi Vertikal
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:07

Pelapor Kasus Dugaan Pungli Di Disdikbud Kaur Akan Pertanyakan Kejelasan Perkara Ke APH, Kadis Sebut Berikan Uang Rp25 Juta

Selasa, 1 September 2026 - 11:03

Di Balik Laporan Pungli Di Disdikbud Kaur: Dugaan Peran Oknum Wartawan Dan Harga Keadilan Yang Disepakati 25 Juta Rupiah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:11

Terjadi Lagi Oknum ASN Kabupaten Kaur Di Gerebek Suami

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:20

Polres Kaur Belum Berhasil Menangkap Pelaku Pembacokan Kades Padang Genteng

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:33

Oknum Anggota Dewan Yang Terhormat, Berbuat Zina Mencoreng Kehormatan

Berita Terbaru

Bengkulu

Terjadi Lagi Oknum ASN Kabupaten Kaur Di Gerebek Suami

Kamis, 20 Agu 2026 - 16:11