Melestarikan Mainang Sayang: Desa Jembatan Dua Gelar Latihan dengan Dukungan Penuh Kepala Desa

Rabu, 23 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KAUR, – Mainang Sayang, salah satu kekayaan budaya Kabupaten Kaur, terus dijaga kelestariannya. Pada Rabu malam, 23 Juli 2025, suasana di Desa Jembatan Dua tampak semarak dengan digelarnya latihan Mainang Sayang. Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Desa Jembatan Dua, Asep Rianto, yang turut serta dalam latihan tersebut sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan warisan leluhur.

Latihan yang diadakan di balai desa ini menarik perhatian banyak warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Dengan iringan alunan musik tradisional, para penari, termasuk Kepala Desa Asep Rianto, tampak antusias mengikuti setiap gerakan Mainang Sayang yang khas. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang melatih keterampilan menari, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal.

Di sela-sela latihan, Kepala Desa Jembatan Dua, Asep Rianto, mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme warga. “Saya sangat senang melihat semangat yang luar biasa dari masyarakat Desa Jembatan Dua dalam melestarikan Mainang Sayang ini,” ujarnya.

“Budaya adalah identitas kita, dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya agar tidak punah ditelan zaman.”

Beliau menambahkan bahwa kegiatan semacam ini akan terus didukung dan diharapkan menjadi agenda rutin desa.

“Partisipasi saya malam ini adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Desa dalam melestarikan budaya kita. Mari terus kita lestarikan Mainang Sayang ini agar generasi mendatang juga bisa merasakan keindahannya dan mewarisi kearifan lokal kita,” pungkasnya.

Latihan Mainang Sayang di Desa Jembatan Dua pada malam itu tidak hanya menjadi kegiatan rutin biasa, tetapi juga sebuah momentum penting yang menegaskan kembali pentingnya menjaga dan melestarikan budaya bangsa. Dengan kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat, warisan budaya seperti Mainang Sayang akan terus hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Kaur.

Penulis : Zoni aprizon

Editor : Zn

Berita Terkait

Pisah Sambut Kapolres Kaur, AKBP Alam Bawono Tinggalkan Kesan, AKBP Wiwin Syamsul Arifin Bawa Semangat Baru
Pemdes Pinang Jawa I Tingkatkan Jalan Usaha Tani, Warga Apresiasi
Sejak 8 Mei Dilaporkan, Dugaan Mark Up Proyek Sumur Bor di Dua Puskesmas Kaur Belum Ada Tindak Lanjut
Kapolres Kaur Resmi Berganti, AKBP Wiwin Syamsul Arifin Gantikan AKBP Alam Bawono
Pemerintah Tetapkan Jadwal Baru Pengajuan ADD, Pembuatan SPP dan SPM Dibatasi Tanggal 5 dan 10 Setiap Bulan
Pelapor Kasus Dugaan Pungli Di Disdikbud Kaur Akan Pertanyakan Kejelasan Perkara Ke APH, Kadis Sebut Berikan Uang Rp25 Juta
Di Balik Laporan Pungli Di Disdikbud Kaur: Dugaan Peran Oknum Wartawan Dan Harga Keadilan Yang Disepakati 25 Juta Rupiah
Terjadi Lagi Oknum ASN Kabupaten Kaur Di Gerebek Suami

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:39

Pisah Sambut Kapolres Kaur, AKBP Alam Bawono Tinggalkan Kesan, AKBP Wiwin Syamsul Arifin Bawa Semangat Baru

Kamis, 10 September 2026 - 12:44

Pemdes Pinang Jawa I Tingkatkan Jalan Usaha Tani, Warga Apresiasi

Rabu, 9 September 2026 - 13:45

Sejak 8 Mei Dilaporkan, Dugaan Mark Up Proyek Sumur Bor di Dua Puskesmas Kaur Belum Ada Tindak Lanjut

Rabu, 9 September 2026 - 11:38

Kapolres Kaur Resmi Berganti, AKBP Wiwin Syamsul Arifin Gantikan AKBP Alam Bawono

Selasa, 8 September 2026 - 17:50

Pemerintah Tetapkan Jadwal Baru Pengajuan ADD, Pembuatan SPP dan SPM Dibatasi Tanggal 5 dan 10 Setiap Bulan

Berita Terbaru