Pemerintah Tetapkan Jadwal Baru Pengajuan ADD, Pembuatan SPP dan SPM Dibatasi Tanggal 5 dan 10 Setiap Bulan

Selasa, 8 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

topikpintar.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) resmi memberlakukan kebijakan baru terkait siklus Pencairan Alokasi Dana Desa (ADD).

Mulai bulan ini, proses pembuatan dan pengajuan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) serta Surat Perintah Membayar (SPM) ditetapkan secara berkala dan wajib disampaikan paling lambat pada tanggal 5 dan 10 setiap bulan. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan pada Selasa, 8 September 2026.

Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan tertib administrasi, mempercepat penyerapan anggaran, serta memastikan tata kelola keuangan desa berjalan lebih akuntabel, efektif, dan terukur.

Informasi mengenai perubahan jadwal tersebut telah diteruskan kepada seluruh Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Kaur agar dapat segera mempersiapkan berkas pengajuan secara lengkap dan tepat waktu.

Dua Gelombang Pengajuan

Untuk mengoptimalkan pelayanan dan proses Verifikasi Administrasi Keuangan Desa, Pengajuan SPP dan SPM kini dibagi menjadi dua gelombang.

Gelombang I, maksimal tanggal 5 setiap bulan, dikhususkan untuk pengajuan Belanja Rutin bulanan, seperti Penghasilan Tetap (Siltap) Kepala Desa dan Perangkat Desa serta tunjangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Sementara Gelombang II, maksimal tanggal 10 setiap bulan, dikhususkan untuk pembiayaan operasional Pemerintah Desa serta Pendanaan kegiatan pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat.

Terintegrasi dengan Sistem Siskeudes

Kepala BPKAD Kabupaten Kaur, Hendris, S.E., M.H., melalui Jasman Suardi menegaskan bahwa Penertiban jadwal Pengajuan ini dilakukan untuk membangun kedisiplinan Administrasi Keuangan di seluruh Pemerintah Desa.

Menurutnya, seluruh proses pengajuan saat ini telah terintegrasi secara digital melalui aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

«Pemerintah Desa wajib tertib dalam administrasi keuangan. Penginputan di Siskeudes dan pengajuan berkas fisik harus dilakukan secara cepat dan tepat waktu. Jika melewati batas tanggal 5 atau 10, prosesnya akan otomatis tertunda,” tegas Jasman.

Terlambat, Pencairan Ditunda

Pemerintah Kabupaten Kaur juga menegaskan bahwa desa yang terlambat menyampaikan berkas SPP dan SPM melewati batas waktu Pengajuan akan mengalami penundaan proses pencairan.

Berkas yang terlambat tidak akan diproses pada periode berjalan dan akan dialihkan ke gelombang pengajuan pada periode berikutnya. Kondisi tersebut di khawatirkan dapat menghambat pelaksanaan kegiatan serta Roda Pemerintahan di Desa.

Untuk menghindari keterlambatan, seluruh Kepala Desa diimbau segera melakukan asistensi dan koordinasi dengan pihak Kecamatan masing-masing. Hal ini penting dilakukan guna memastikan kelengkapan Administrasi, termasuk Surat Rekomendasi dari Camat, telah diterbitkan sebelum batas waktu pengajuan.

Dengan diberlakukannya jadwal baru ini, Pemerintah Kabupaten Kaur berharap seluruh Pemerintah Desa dapat meningkatkan disiplin Administrasi dan Pengelolaan Keuangan Desa, sehingga proses Pencairan ADD dapat berjalan lebih tertib, cepat, dan tepat sasaran.

Berita Terkait

JUT Pinang Jawa I Tuntas Diaspal, Asman Sidi Dorong Akses Pertanian Makin Lancar
Polres Kaur Tangkap Tersangka Curanmor dan Amankan 8 Unit Motor Hasil Curian
Jejak Kerugian Negara Di Kaur: Rp12 Miliar Dipulihkan, Tinggal Rp1 Miliar Ditagih
Toreh Prestasi di Tingkat Polda, Polres Kaur Sabet Nilai Tertinggi Latihan Aman Nusa II 2026
Dugaan Absensi Fiktif Mengemuka Di Dinkes Kaur, Satgas Temukan Ketidaksesuaian Lokasi Kehadiran ASN
HUT TNI ke-81, Polres Kaur Kompak Sambangi Koramil: Sinergitas TNI-Polri Makin Solid
Tak Sekadar Seremonial, Polres Kaur Buka Ruang Kritik Masyarakat untuk Benahi Pelayanan
KRYD Akhir Pekan Polres Kaur Amankan 311 Botol Miras Dari Empat Pedagang

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:20

JUT Pinang Jawa I Tuntas Diaspal, Asman Sidi Dorong Akses Pertanian Makin Lancar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:10

Polres Kaur Tangkap Tersangka Curanmor dan Amankan 8 Unit Motor Hasil Curian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:37

Jejak Kerugian Negara Di Kaur: Rp12 Miliar Dipulihkan, Tinggal Rp1 Miliar Ditagih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:51

Toreh Prestasi di Tingkat Polda, Polres Kaur Sabet Nilai Tertinggi Latihan Aman Nusa II 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:22

Dugaan Absensi Fiktif Mengemuka Di Dinkes Kaur, Satgas Temukan Ketidaksesuaian Lokasi Kehadiran ASN

Berita Terbaru