topikpintar.com – Di Usia masih tergolong muda, Marpen Sory Sandang Gelar Doktor Pertama Kepala KUA di Provinsi Bengkulu.
Marpen Sory Pria yang Lahir di Desa Jembatan Dua, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur ini telah berhasil mendapatkan gelar Kesarjanaan Tertinggi yakni S3 (Doktor) yang diberikan Perguruan Tinggi Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Marpen Sory ini mendapatkan gelar Doktor Pertama di Kepala KUA Provinsi Bengkulu, usia yang masih muda dia bisa menyelesaikan Pendidikan S3 di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu sehingga bisa meraih mendapatkan gelar Doktor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabar Bahagia ini membanggakan di Kementerian Agama, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaur, H. Lukman, S.Ag., M.H., menyampaikan ucapan selamat sekaligus Apresiasi atas Keberhasilan kepada Marpen Sory yang telah meraih gelar Doktor.
Prestasi ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, ketekunan, dan komitmen tinggi dalam mengembangkan keilmuan,” ujar Lukman.
Marpen Sory selama bertahun-tahun mengabdikan diri di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kaur.
Seorang Penghulu Madya sekaligus Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaur Tengah, Marpen Sory dapat berhasil meraih gelar Doktor.
Gelar Doktor diraih setelah menyelesaikan Studi dan mempertahankan disertasinya di tingkat Doktoral di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Keberhasilan ini menjadi catatan sejarah tersendiri karena Marpen Sory dikenal sebagai salah satu Figur KUA (Kantor Urusan Agama) di Provinsi Bengkulu.
Mencapai jenjang Pendidikan Tertinggi S3 di tengah padatnya tugas Pelayanan Keagamaan kepada masyarakat bukan lah sangat mudah, namun dengan Ketekunan dan Tekad nya akhirnya dia bisa menyelesaikan Kuliah S3 sehingga mendapatkan gelar Doktor.
Kariernya dimulai sebagai Staf KUA Padang Guci Hulu, kemudian bertugas di Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaur.
Berkat dedikasi dan Kinerjanya, ia dipercaya memimpin beberapa KUA (Kantor Urusan Agama) mulai memimpin dari Kepala KUA Kecamatan Kaur Utara, Kepala KUA Kecamatan Tetap, Kepala KUA Kecamatan Kaur Selatan, hingga saat ini menjabat sebagai Kepala KUA Kecamatan Kaur Tengah.
Kesuksesan Akademik yang diraih Marpen Sory bisa menyelesaikan Tugas Kuliah gelar Kesarjanaan Tertinggi S3 tidak terlepas dari semangat ketekunan Belajar yang terus dipeliharanya.
Di tengah kesibukan sebagai Penghulu dan Pembina Masyarakat, Marpen Sory tetap aktif mengikuti berbagai Pendidikan dan Pelatihan tingkat Nasional.
Diklat yang diikuti yakni Diklat Membangun Relasi Harmonis, Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).
Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) serta Workshop Moderasi Beragama Semuanya dia ikuti di Jakarta.
Selain dikenal sebagai birokrat yang berdedikasi tinggi, dia juga pernah memegang KUA SBSN Percontohan tahun 2019-2025.
Marpen Sory juga aktif dalam berbagai Organisasi Kemasyarakatan dan Keagamaan.
Saat ini, ia mengemban sejumlah amanah penting, di antaranya sebagai Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Kaur.
Ketua Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Kaur, Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Kaur, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Kaur.
Selain itu, Ketua Bidang Ke-NU an dan Kebangsaan IKA PMII Provinsi Bengkulu, Ketua Bidang Penelitian LP. Ma’arif Provinsi Bengkulu serta berbagai Jabatan Strategis lainnya di Lingkungan Organisasi Islam dan Pendidikan.
Selain itu Marpen Sory dikenal dengan Multi Talenta di bidang Seni Baca Al-Qur’an.
Di Bidang Baca Al-Quran ia telah beberapa kali mewakili Provinsi Bengkulu pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Nasional.
Baca Al-Quran ia telah beberapa kali mewakili Provinsi Bengkulu yaitu di Kendari Sulawesi Tenggara (MTQ), Bangka Belitung (STQ), MTQ Korpri ke-4 di Jakarta, MTQ Korpri ke-6 di Sumatra Barat. Kemudian MTQ Nasional di Kalimantan Selatan. Baik pada cabang Tilawah maupun Qira’at Mujawwad.
Pengalaman tersebut semakin memperkuat kiprahnya sebagai Tokoh Agama yang mengintegrasikan Kompetensi Akademik, Profesional dan Keagamaan.
Keberhasilan telah meraih Gelar Akademik Tertinggi S3 gelar Doktor ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Banyak pihak menilai capaian tersebut menjadi inspirasi bagi para ASN, Penghulu, Penyuluh Agama dan generasi muda di Kabupaten Kaur.
Di balik Prestasinya, Marpen Sory juga didukung oleh keluarga yang memiliki Prestasi membanggakan juga di bidang Al-Qur’an.
Istri dan anak sulungnya tercatat pernah menorehkan Prestasi pada berbagai ajang MTQ Tingkat Nasional. Sehingga Keluarga ini dikenal sebagai Keluarga Qur’ani yang berkontribusi dalam Syiar Islam melalui Seni baca Al-Qur’an.
Dengan telah meraih Akademik tertinggi S3 gelar Doktor tersebut, Marpen Sory diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi nyata bagi Pengembangan Pelayanan Keagamaan.
Selain itu, Pembinaan keluarga Sakinah, Pemberdayaan umat, serta penguatan moderasi beragama di Kabupaten Kaur dan Provinsi Bengkulu. (DRM)






