topikpintar.com- BUPATI Indramayu Lucky Hakim meniadakan seluruh Fasilitas Tenda Peneduh, AC portabel, hingga Kursi VIP bagi Para Pejabat Daerah dan Tamu Undangan saat Upacara Peringatan HUT RI ke-81 di Alun-alun Indramayu, Jawa Barat, Senin (17/8/2026).
Bupati Lucky menegaskan langkah ini diambil untuk mengikis Budaya Feodalisme di Lingkungan Birokrasi sekaligus memberikan pesan moral kepada Para Pejabat Publik.
Saya mohon maaf kepada Para Anggota DPRD, Para Pejabat, Para Petinggi, Para Elit, juga para tamu undangan yang terhormat. Saya tidak menyediakan Kursi, malah saya mengajak semuanya sama-sama berdiri dua jam di lapangan tanpa hidangan, minuman dingin, maupun Tenda Peneduh,” ujar Lucky, Senin (17/8/2026).
Lucky memandang aksi berjemur bersama masyarakat menyimpan makna mendalam. Ia ingin para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Daerah merasakan langsung beratnya perjuangan rakyat kecil yang sehari-hari mencari nafkah di bawah terik matahari.
Ia berharap pengalaman ini menjadi pengingat bagi jajaran Pejabat saat merumuskan kebijakan di dalam ruangan ber-AC agar tidak bersikap arogan dan selalu mengutamakan nurani.
“Jadi ketika kita mengambil keputusan-keputusan penting untuk rakyat Indramayu di ruangan ber-AC, duduk di kursi nyaman, kita akan ingat momen upacara agustus ini. Bahwa di luar sana masyarakat juga lelah berdiri, dengan perut yang kadang masih lapar tapi harus bekerja di bawah terik matahari,” jelasnya.







